Berikut profil 10 CEO Idaman 2006 pilihan responden warta ekonomi beserta alasan utamanya:

1. (Peringkat 2005: -) Michael D. Ruslim, Presdir PT Astra International Tbk. (10,43%)

2. (2005: 02) Anthony Salim, CEO PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (8,28%)
Menjadi pemilik sekaligus CEO tampaknya berhasil dilakoni pria ini dengan baik. Buktinya, pria ini berhasil memikat responden yang tahun ini kembali memilihnya sebagai CEO Idaman. Salah satu alasan mengapa anak sulung Om Liem ini dipilih sebagai CEO Idaman adalah karena ia dianggap mampu membuat perusahaan menjadi besar. Selain itu, karena sebagai profesional ia dianggap berkinerja sangat baik sehingga masih tetap eksis hingga kini.


3. (2005: -) Mooryati Soedibyo, CEO Grup Mustika Ratu (7,78%)
Sekian tahun menghilang, nama perintis industri kosmetik tradisional ini kembali hadir sebagai salah seorang CEO Idaman pilihan para responden tahun ini. Salah satu alasan mengapa perempuan Jawa berdarah biru ini terpilih adalah karena ia berhasil membesarkan Grup Mustika Ratu. Selain itu, perempuan yang pernah dinobatkan sebagai “Entrepreneur of The Year 2002” versi Ernst & Young ini pun dinilai sebagai sosok yang low profile dan berhasil membawa perusahaannya ke kancah internasional.

4. (2005: 07) Maurits Lalisang, Presdir PT Unilever Indonesia Tbk. (6,13%)
Tahun ini, posisi pria ini naik tiga tingkat dibanding tahun lalu. Uniknya, jika tahun lalu Maurits dipilih sebagai CEO Idaman karena alasan kemampuan manajemennya yang bagus, maka kali ini ia terpilih karena kemampuannya membawa perusahaan multinasional yang dipimpinnya bertambah besar. Selain itu, pria ini dianggap sebagai orang yang sangat inovatif dan sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan.

5. (2005: 08) Sudhamek Agung W.S., CEO PT Garudafood (4,47%)
Serupa dengan Maurits, pria ini pun naik posisi tiga tingkat dibanding tahun lalu dalam jajaran CEO Idaman versi Warta Ekonomi. Kalau  tahun lalu ia terpilih karena alasan sosoknya yang low profile, maka kali ini responden terpikat akan sosoknya yang dikenal inovatif dan kemampuannya membawa Garudafood menjadi perusahaan yang bertambah besar.

6. (2005: 09) Agus D.W. Martowardojo, Presdir PT Bank Mandiri Tbk. (3,15%)
Yang juga naik tiga peringkat tahun ini adalah Agus Martowardojo, yang terpilih sebagai CEO Idaman berkat penampilannya yang dinilai low profile. Namun, di balik kepribadiannya yang dianggap sangat ramah, pria ini, menurut para responden, juga memiliki motivasi yang tinggi dan seorang yang inovatif.

7. (2005: 04) Sigit Pramono, Dirut PT Bank Negara Indonesia Tbk. (2,48%)
Punya visi dan misi yang jelas, begitulah alasan responden memilih pria yang dikenal sebagai bankir spesialis bank-bank sakit ini sebagai CEO Idaman 2006. Selain itu, pria yang punya hobi fotografi ini juga dianggap sebagai orang yang inovatif dalam mengelola banknya. Berkat kepiawaiannya itulah kinerjanya sebagai profesional juga dinilai responden sangat baik.

8. (2005: -) A. Sutjipto, Dirut PT Wijaya Karya (2,32%)
Keberhasilannya membawa Wika menjadi perusahaan jasa konstruksi yang besar dan diperhitungkan di tingkat nasional tampaknya membuat responden memilih pria 62 tahun kelahiran Tuban ini sebagai CEO Idaman. Di mata para responden, pria ini juga dinilai sebagai sosok pemimpin yang cakap dan punya wawasan yang luas dalam mengelola perusahaan yang punya ambisi menjadi pemain tingkat regional ini.

(2005: -) Betti S. Alisjahbana, Presdir PT IBM Indonesia (2,32%)
Wanita Indonesia pertama yang duduk sebagai pucuk pimpinan perusahaan TI kelas dunia ini kembali dipilih oleh responden sebagai CEO Idaman dengan alasan memiliki wawasan yang luas. Selain itu, ibu sepasang anak ini pun dinilai merupakan sosok pemimpin yang ulet dalam membawa perusahaannya menjadi besar. Tak cuma itu, wanita cantik ini juga dianggap sebagai pemimpin yang sangat fleksibel dan inovatif.

(2005: 06) Djohan Emir Setijoso, Presdir PT Bank Central Asia Tbk. (2,32%)
Pria ini menjadi satu-satunya CEO Idaman yang dipilih karena tiga alasan utama yang tidak berubah sejak tahun lalu, yaitu karena ia punya kemampuan membawa perusahaan yang dipimpinnya menjadi lebih besar, punya visi dan misi yang jelas, dan memiliki wawasan yang luas. Selain itu, pria paro baya ini juga dianggap sebagai CEO yang berwibawa dan punya karisma.

9. (2005: -) Arwin Rasyid, Dirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (2,15%)
Meski baru setahun lewat memimpin Telkom, toh pria ini dianggap mampu membawa perusahaan telekomunikasi milik negara ini menjadi bertambah besar sehingga layak dipilih sebagai CEO Idaman. Tak cuma itu, pria yang sempat diguncang isu akan dilengserkan ini pun dinilai sebagai pemimpin yang sangat memperhatikan karyawan dan sangat inovatif. Selain itu, Arwin juga dinilai punya sepak terjang yang bagus saat mengelola bisnis.

(2005: -) Gunadi Sindhuwinata, Presdir PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (2,15%)
Pria paro baya ini dianggap sebagai CEO yang punya jiwa kepemimpinan dan, karenanya, layak dipilih sebagai salah satu CEO Idaman tahun ini. Selain itu, pria yang dikenal sebagai pemimpin yang ramah ini juga dinilai sebagai CEO yang sangat inovatif dan mampu bersikap terbuka dengan karyawan.

(2005: -) Eduardus Paulus Supit, Presdir PT Asuransi Astra Buana (2,15%)
Muka baru dalam jajaran CEO Idaman versi Warta Ekonomi ini dipilih dengan alasan punya kemampuan yang baik dalam mengelola perusahaan. Selain itu, pria ini juga dianggap dapat membawa perusahaannya menjadi besar karena ia dinilai punya visi dan misi yang bagus sebagai seorang pemimpin. Lewat kepemimpinannya juga muncul banyak inovasi yang dilakukan perusahaannya.

10. (2005: -) Stanley S. Atmadja, Presdir PT Adira Dinamika Multi Finance (1,99%)
Ia dipilih sebagai CEO Idaman oleh responden karena kemampuannya membuat perusahaan jadi lebih besar. Selain itu, perusahaan yang dipimpinnya berhasil meluncurkan produk-produk baru yang tak kalah gencar dibandingkan dengan pesaingnya. Tak heran kalau akhirnya sosok pria ini dianggap sama populernya dengan produknya.